“Menulislah sekarang juga atau tidak sama sekali”
“ah itu hanya imajinasi anda saja” adalah penyembuhan cara kuno menghadapi ketakutan yang sedang dialami oleh seseorang. Kalimat itu mengatakan bahwa ketakutan itu tidak ada, hanya sebuah imajinasi yang tidak riil. Kenyataannya, ketakutan itu perasaan yang benar-benar ada. Kita sering mengalaminya bukan?
Jenis ketakutan itu banyak sekali jenisnya, rasa malu karena penampilan pribadi, takut kehilangan pembaca yang penting, takut gagal dalam launching buku, takut tidak lolos dalam seleksi kerja, takut tampil di depan orang banyak, takut akan apa yang mungkin orang lain pikir atau katakan tentang buku anda, takut memulai bisnis, takut tulisan anda dianggap jelek, takut tidak ada yang membaca tulisan anda, dan masih banyak ketakutan yang kadang hinggap di benak saya dan anda.
Bagi penulis pemula seperti saya, kadang sering muncul perasaan takut itu, terutama takut jika tulisan saya tidak bagus, takut tidak ada yang membaca, takut ditertawakan, dan masih banyak lagi.
Ketika ketakutan itu muncul, sahabat saya sering menasihati “jangan khawatir, tidak ada yang perlu ditakutkan”. Maksud sahabat itu baik, ingin menenangkan saya. Tapi percayalah, itu tidak benar-benar mujarab untuk menyembuhkan ketakutan tadi. Nasihat penghibur tadi mungkin memberikan kelegaan, tapi sifatnya sementara, tidak permanen. Setelah beberapa jam atau bahkan dalam hitungan menit, ketakutan tadi kembali lagi.
Ketakutan yang saya dan anda hadapi sebagai penulis pemula itu nyata. Benar-benar ada. Oleh karena itu anda harus mengenali dan menghadapinya. Sangat berbahaya jika membiarkan ketakutan tetap ada dalam diri anda, anda tidak akan pernah memulai untuk menulis. Ketakutan menjelaskan mengapa jutaan penulis pemula memilih mundur teratur dan hanya sedikit yang tetap maju dan berhasil.
Sesungguhnya ketakutan adalah kekuatan yang dahsyat. Dengan berbagai carakekuatan ketakutan anda akan menghambat anda dalam menulis. Dalam sebuah pelatihan kepenulisan, seorang pematerinya mengatakan “masalah yang sering dihadapi oleh penulis pemula adalah susah memulai”. Ya, karena sebelum memulai menulis, terlalu banyak rasa takut yang hadir dan dipelihara.
Lalu bagaimanakah mengatasinya?
Melakukan tindakan, menulis sesegera mungkin. Hanya tindakan nyatalah yang mampu menyembuhkan ketakutan anda. Inilah yang selalu saya lakukan. Jika ada ide yang muncul maka saya akan menuliskannya, dimanapun. Kadang di kertas, di buku, atau di Golden, laptop mungilku. Masih ragu? Ingatlah bahwa keraguan hanya akan memperbesar rasa ketakutan anda. Menulislah segera, ambil tindakan tegas untuk diri anda.